KALIMANTAN SELATAN.,JBI– Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, wilayah Kalimantan Selatan, masih terus dilakukan hingga Rabu (23/9/2026). Tim SAR gabungan kembali menemukan korban dari dalam badan kapal yang telah tenggelam.
Perkembangan terbaru menunjukkan sebanyak 127 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, masih terdapat 116 penumpang yang dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes kapal. Data tersebut disampaikan Basarnas hingga Rabu sekitar pukul 12.00 WITA.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan, tim penyelam gabungan kembali menemukan satu jasad korban dari sekitar badan kapal pada Rabu siang sekitar pukul 11.20 WITA.
Penyelaman dilakukan oleh personel Basarnas Special Group (BSG), TNI AL, Jasalindo, serta sejumlah unsur SAR lainnya. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa menuju KN SAR Pacitan dan kemudian diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 menuju Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru.
“Tim SAR akan terus berupaya melakukan pencarian hingga seluruh korban dapat ditemukan,” ujar Syafii.
Sebelumnya, seorang korban berjenis kelamin laki-laki juga ditemukan oleh nelayan pada Selasa (22/9) sekitar pukul 15.56 WIB. Korban ditemukan di sekitar koordinat 3°33’6.34″S 111°41’33.69″E dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi.
Untuk memperluas pencarian, KN SAR Pacitan bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa 97 personel gabungan. Tim juga mendapatkan dukungan peralatan selam dan perahu karet untuk membantu proses penyelaman serta penyisiran permukaan laut.
Operasi pencarian menghadapi tantangan karena kondisi bawah laut dan arus yang dapat menyulitkan penyelam. Meski demikian, Basarnas bersama TNI, Polri dan potensi SAR lainnya terus melakukan penyisiran untuk menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya.
KM Virgo Transport 8 diketahui membawa 243 orang dalam manifes dan mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan. Hingga kini, proses pencarian masih menjadi perhatian karena masih terdapat 116 penumpang yang belum ditemukan.
Basarnas menegaskan seluruh informasi dan temuan di lapangan akan terus ditindaklanjuti, sementara korban yang ditemukan akan menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga. ( Red)
