Pasaman – JBI. Kecelakaan beruntun kembali terjadi di kawasan Tanjakan Lurah Berangin, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Minggu (2/8). Insiden yang melibatkan sedikitnya lima kendaraan tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di jalur penghubung Bukittinggi–Pasaman sempat lumpuh selama proses evakuasi. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh sebuah truk yang mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun yang dikenal curam dan berkelok. 03/08/2026
Berdasarkan informasi yang beredar dari lokasi kejadian, truk tersebut melaju dari arah Bonjol menuju Lubuk Sikaping. Ketika memasuki turunan Lurah Berangin, kendaraan diduga kehilangan daya pengereman sehingga sopir tidak mampu mengendalikan laju truk. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan terjadi antrean kendaraan yang sedang melintas sehingga tabrakan beruntun tidak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan dan samping. Warga sekitar bersama pengguna jalan lainnya segera memberikan pertolongan kepada para korban sebelum petugas kepolisian, tenaga medis, dan tim evakuasi tiba di lokasi.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi kendaraan saling bertumpuk dan menutup sebagian badan jalan. Arus kendaraan dari dua arah sempat tersendat hingga petugas memberlakukan sistem buka-tutup jalan agar antrean tidak semakin panjang.
Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban maupun kendaraan yang terdampak. Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan yang diduga mengalami rem blong.
Tanjakan Lurah Berangin selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah Pasaman. Jalur tersebut memiliki kontur yang curam dengan tikungan tajam sehingga pengemudi kendaraan besar diwajibkan memastikan kondisi rem dalam keadaan prima sebelum melintas. Saat musim liburan maupun akhir pekan, volume kendaraan di ruas jalan ini juga meningkat sehingga risiko kecelakaan menjadi lebih tinggi.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi seluruh pengendara, khususnya sopir angkutan barang, agar selalu melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Selain memastikan sistem pengereman berfungsi normal, pengemudi juga diimbau menggunakan gigi rendah ketika melintasi turunan panjang untuk membantu mengurangi beban kerja rem.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi kawasan Lurah Berangin dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Pengendara diminta menjaga jarak aman, tidak memaksakan menyalip di tikungan, serta mengurangi kecepatan saat melewati jalur menurun.
Kecelakaan ini menjadi salah satu insiden lalu lintas yang menyita perhatian masyarakat Sumatera Barat. Banyak warganet membagikan video dan foto kondisi kendaraan usai tabrakan beruntun di media sosial, sekaligus mengingatkan para pengemudi agar lebih waspada ketika melintasi jalur ekstrem di kawasan tersebut.







