JAKARTA, JBI— Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan Perum Bulog dan seluruh pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara masif di berbagai wilayah Indonesia. Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Dalam keterangan resminya, pihak Kemendagri menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga komoditas utama, terutama beras, minyak goreng, gula pasir, dan cabai, yang kerap mengalami dinamika permintaan jelang hari besar nasional.
Perum Bulog memastikan stok komoditas pangan dalam kondisi aman dan siap disalurkan langsung ke masyarakat
melalui titik-titik lokasi GPM, seperti kantor kelurahan, lapangan umum, hingga pasar-pasar tradisional yang ditunjuk. Selain menyediakan komoditas pangan berkualitas dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), program ini juga bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat serta menekan angka inflasi daerah.
Masyarakat mengambut positif hadirnya pasar murah
Ini mengingat beberapa bahan pokok sempat mengalami fluktuasi harga dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah mengimbau warga untuk memanfaatkan fasilitas GPM ini dengan bijak dan belanja sesuai kebutuhan.
Gerakan Pangan Murah ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap di ratusan titik kabupaten/kota di seluruh Indonesia hingga puncak peringatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang.



