Bogor, JBI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mematangkan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menginstruksikan percepatan penataan dan inventarisasi aset daerah secara menyeluruh sebagai dasar utama perencanaan pembangunan yang lebih terarah, akurat, dan berkelanjutan.
Langkah inventarisasi ini mencakup pendataan Barang Milik Daerah (BMD), Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan, cadangan tanah makam, hingga pendataan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di seluruh penjuru wilayah Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa pendataan aset ini bukan sekadar rutinitas administratif belaka, melainkan fondasi vital dalam penyusunan kebijakan serta arah pembangunan Bumi Tegar Beriman ke depan.
Oleh karena itu, seluruh aset baik yang sudah terdaftar maupun yang status administrasinya belum jelas wajib didata ulang berdasarkan kondisi riil di lapangan.
“Tujuan utama inventarisasi ini adalah mewujudkan tertib administrasi aset daerah. Semua aset harus didata sesuai kondisi di lapangan agar kita memiliki data yang lengkap dan akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan,” tegas Rudy dalam keterangannya di Cibinong.
Selain aset produktif milik Pemkab, fokus inventarisasi juga menyasar aset-aset pemerintah yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat maupun pihak ketiga.
Pemkab Bogor berkomitmen menghimpun seluruh basis data secara utuh sebelum mengambil langkah penataan administratif lebih lanjut.
Bupati menambahkan, aset daerah yang memiliki potensi ekonomi tinggi perlu dilegalkankas pemanfaatannya sesuai aturan hukum yang berlaku. Skema ini bertujuan agar kepemilikan aset tetap sah berada di tangan Pemkab Bogor, sekaligus membuka peluang optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memberikan manfaat nyata bagi perekonomian warga.
“Kalau ada aset pemerintah yang dimanfaatkan masyarakat atau badan usaha, kita tidak ingin menghilangkan hak pemerintah. Namun, seluruh pemanfaatannya wajib ditempuh melalui mekanisme yang legal, transparan, dan saling menguntungkan,” pungkasnya.



