Breaking News
06:11
Advertisement

Usai Pergantian Kapolri, 88 Perwira Polri Bergeser, Sejumlah Jabatan Strategis Ikut Berubah

foto ilustrasi serah terima jabatan Polri
Bagikan
Lihat Tersimpan

JAKARTA.,JBI — Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) langsung diikuti perubahan besar dalam struktur organisasi. Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri, sebanyak 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri dimutasi dan dirotasi.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Informasi tersebut disampaikan Divisi Humas Polri dan dikonfirmasi melalui pemberitaan ANTARA pada Sabtu (3/10/2026).

Dari total 88 personel yang mengalami perubahan penugasan, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Perubahan tidak hanya terjadi di tingkat Markas Besar Polri, tetapi juga menyentuh sejumlah kepolisian daerah.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah pergantian 19 Kapolda. Beberapa posisi strategis di wilayah mengalami perubahan kepemimpinan, termasuk Polda Metro Jaya, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Bali, Polda Riau, Polda Maluku dan sejumlah wilayah lainnya.

Di tingkat Mabes Polri, sejumlah posisi penting juga mengalami pergantian. Irjen Pol Asep Safrudin ditugaskan sebagai Kabareskrim menggantikan Komjen Pol Syahardiantono. Selain itu, terdapat perubahan pada posisi Kabarhakam, Kadensus 88 Antiteror, Irwasum, Kabaintelkam, Kalemdiklat hingga jabatan strategis lainnya.

Kapolda Metro Jaya juga mengalami pergantian. Komjen Pol Asep Edi Suheri mendapat penugasan baru sebagai Irwasum Polri, sementara sejumlah pejabat lain turut berpindah dalam rangkaian rotasi tersebut.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi, kebutuhan kedinasan, pembinaan karier serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Pergantian besar ini berlangsung tidak lama setelah Jenderal Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Serah terima Panji Tribrata kemudian dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada 2 Oktober.

Rangkaian mutasi tersebut menjadi perkembangan penting dalam tubuh Polri pada awal kepemimpinan Kapolri baru. Masyarakat kini menunggu pelaksanaan kebijakan dan agenda kerja yang akan dijalankan jajaran kepolisian di bawah kepemimpinan Suyudi Ario Seto. ( Red )

Penulis

alpin Ndraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *